Penyebab Sakit Punggung

Orang yang mengalami sakit punggung mungkin juga mengalami sensasi kesemutan atau tertembak. Gejalanya mungkin karena penyakit cakram lumbal, atau bisa juga merupakan indikasi batu ginjal. Dalam kedua kasus tersebut, dokter Anda akan memeriksa punggung Anda dan meminta Anda untuk bergerak dengan cara tertentu. Dalam beberapa kasus, pasien akan mengalami ketegangan pada otot antara telinga dan leher. Penyebab nyeri punggung lainnya termasuk stenosis tulang belakang, penyempitan kanal di antara tulang belakang yang menampung saraf tulang belakang.

Kemungkinan penyebab nyeri punggung lainnya termasuk osteoporosis dan fibromyalgia. Kedua kondisi ini terkait dengan penyakit yang sama dan dapat menyebabkan gejala yang serupa. Keduanya adalah kondisi umum, tetapi fibromyalgia seringkali lebih parah dan mungkin memerlukan lebih banyak perawatan. Selain nyeri di punggung, pasien juga dapat mengalami kondisi rematik pada persendian, yang meliputi artritis. Namun, fibromyalgia jarang terjadi pada orang dengan kondisi ini, dan sebaiknya konsultasikan dengan dokter jika Anda ragu.

Beberapa penyebab umum sakit punggung termasuk radang sendi, cakram hernia, dan spondilitis. Arthritis adalah suatu kondisi di mana sendi tulang belakang menyatu dan membuat tulang belakang tidak dapat bergerak. Penyebab sakit punggung lainnya termasuk pekerjaan yang membutuhkan angkat berat dan duduk dalam waktu lama. Hal yang sama berlaku untuk banyak ketegangan dan cedera yang terjadi saat membungkuk. Masalah-masalah ini dapat mempengaruhi siapa saja pada usia berapa pun. Dan, tentu saja, Anda harus berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut.

Jika Anda menderita sakit punggung kronis, penting untuk mencari bantuan medis sesegera mungkin. Meskipun gejalanya tidak langsung muncul, gejala tersebut dapat sering muncul dan datang dan pergi. Bergantung pada penyebabnya, sakit punggung Anda mungkin menjadi lebih parah setiap harinya. Anda juga harus berkonsultasi dengan dokter jika Anda melihat gejala-gejala ini. Diagnosis yang tepat akan menentukan apakah Anda harus menjalani operasi atau tidak. Dokter Anda dapat memberi tahu Anda jika kondisi tertentu adalah penyebab ketidaknyamanan punggung Anda.

COVID-19 adalah jenis nyeri punggung kronis yang ditandai dengan nyeri punggung yang dalam. Ini tidak seperti cedera akut, dan karenanya tidak berkurang dengan perubahan postur tubuh. Ini sering disertai dengan gejala lain, termasuk kelemahan dan kekakuan. Meski sakit punggung sering kali disebabkan oleh infeksi atau tumor, gejala COVID-19 bisa menjadi serius dan memerlukan perhatian medis. Dokter Anda dapat menentukan kondisi mana yang menyebabkan gejala Anda dan memberikan perawatan yang diperlukan.

Gejala osteoporosis termasuk penurunan kepadatan tulang dan kerusakan tulang secara bertahap. Gejala osteoporosis mungkin termasuk selip dari tubuh vertebra. Penyebab sakit punggung lainnya mungkin termasuk herniated disc atau vertebra yang tergelincir. Selain itu, seseorang mungkin menderita fibromyalgia, penyakit yang ditandai dengan otot dan kekakuan sendi.

Seorang dokter akan memeriksa punggung Anda dan bertanya tentang gejala Anda. Dia mungkin juga memeriksa otot Anda dan memeriksa tulang belakang Anda. Tergantung pada sumber rasa sakit Anda, gejalanya dapat diperparah dengan menekuk atau menjulurkan kaki Anda, atau dengan membungkuk ke depan. Untungnya, sebagian besar nyeri punggung disebabkan oleh cedera punggung. Bisa juga akibat trauma atau bahkan aktivitas rutin. Meskipun penting untuk menemui dokter segera setelah Anda mencurigai sakit punggung, sebaiknya hindari melakukan apa pun yang akan memperburuk kondisi Anda.

Secara umum nyeri punggung dapat disebabkan oleh berbagai kondisi dan seringkali tidak berhubungan dengan kondisi medis yang serius. Cedera punggung akut bisa menjadi tanda penyakit serius. Terapi fisik biasanya diperlukan jika nyeri disebabkan oleh cedera. Nyeri punggung akut juga bisa disebabkan oleh ketegangan pada sumsum tulang belakang. Jika Anda menderita skoliosis, segera temui dokter Anda dan dapatkan saran rehabilitasi online BloggerSragen.com. Selain itu, penting untuk mengetahui gejala osteoporosis agar dapat menentukan pengobatan yang paling tepat.

Dokter akan melakukan pemeriksaan tulang belakang Anda secara menyeluruh untuk memeriksa adanya kelainan. Dia mungkin juga meminta Anda untuk melakukan tes kekuatan otot dan refleks. Tes pencitraan juga dapat membantu mendiagnosis nyeri punggung. Panas dan es yang bergantian dapat mengurangi peradangan dan mengendurkan otot. Proses ini harus diulang selama 20 menit setiap hari. Anda harus mencari pengobatan untuk sakit punggung jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut. Dan ingat, jika gejala terus berlanjut, sebaiknya temui dokter untuk memastikan rasa sakitnya bukan penyebab serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *